IGD 24 Jam Jl. Kantil No. 14, Pulisen, Boyolali, Jawa Tengah 57313 [email protected]
Berita

WARGA KECAMATAN AMPEL IKUTI SOSIALISASI LAYANAN UNGGULAN RUMAH SAKIT

17 Maret 2022 2 menit baca RSUD Pandan Arang
WARGA KECAMATAN AMPEL IKUTI SOSIALISASI LAYANAN UNGGULAN RUMAH SAKIT

Boyolali (RSUDPA), RSUD Pandanarang Boyolali mengadakan sosialisasi layanan unggulan , hari ini , 17 Maret 2022. Kegiatan bertempat di Balai Desa Tanduk , Kecamatan Ampel. Sosialisasi diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari ibu ibu hamil, TP PKK Kecamatan, bidan desa, kader posyandu dan staf kecamatan . Kegiatan diawali sambutan oleh Camat Ampel, Dwi Sundarto,S.STP. Dia mengucapkan terima kasih kepada RSUD Pandanarang yang telah melakukan sosialisasi layanan unggulan. "Kita sebagai warga Boyolali merasa bangga , karena Boyolali sudah memiliki rumah sakit kelas B". Disampaikan juga dia, untuk ibu-ibu hamil kalau mau melahirkan silahkan ke RSUD Pandanarang. Karena RSUD Pandanarang sudah sangat lengkap peralatannya. Selanjutnya dia juga melaporkan bahwa "vaksinasi dosis 1 di Kecamatan Ampel sampai dengan bulan Februari sekitar 93,5%, dosis 2 sudah mencapai 93% , dan vaksin booster sedang berlangsung". Selanjutnya sambutan direktur RSUD Pandanarang diwakili oleh Wakil Direktur Pelayanan, dr.Y.S. Nugroho, Sp.P. Sambutan sekaligus sosialisasi layanan unggulan. RSUD Pandanarang mempunyai beberapa layanan unggulan, diantaranya pemeriksaan laser retina, fachoemulsion, audiometri, operasi penyambungan tulang dll. Disamping itu, RSUD Pandanarang jiga memberikan layanan ambulans gratis, dengan menghubungi hotline , 0813 2893 5210. Materi berikutnya, P4K (Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi) disampaikan oleh Kasi Pelayanan Kebidanan, Sri Haryanti, S.Tr.Keb. Persalinan harus direncanakan dengan baik, misalnya pada saat melahirkan nanti mau dimana . Termasuk transportasinya pakai apa, biayanya bagaimana. Seandainya memerlukan tambah darah, siapa calon pendonornya. dr.Haris Sukastyo, Sp.OG, menyampaikan tentang ibu hamil yang termasuk resiko tinggi. Diantaranya adalah ibu yang berusia dibawah 20 tahun dan di atas 35 tahun . Ibu yang punya penyakit darah tinggi, anemia, penyakit kronis lainnya. Ibu hamil harus sering memeriksakan kehamilannya, agar bila ada kelainan segera dapat diketahui sejak dini. Materi yang terakhir adalah tentang penurunan angka kematian ibu dan penurunan stunting. dr. Argadia Yuniriyadi, Sp.A, mengatakan bahwa" Pada tahun 2021, anak Indonesia yang mengalami stunting ada 24%". Hal ini disebabkan karena tidak mendapat asupan gizi dan nutrisi yang baik. Untuk mengatasi stunting, memberikan ASI eksklusif, mengatasi anak sulit makan, memberikan asupan gizi yang baik, dan memantau berat badan anak secara rutin. Para peserta sangat antusias dalam mengikuti sosialisasi. Bagi peserta yang dapat menjawab pertanyaan, diberikan apreasiasi berupa doorpric